Cerita Anak XII Bahasa Krya Spache (Regina Pacis Bajawa)
Hay..sob. Pada tulisan kali ini saya akan, mengisahkan sedikit tentang masa SMA saya, dan teman-teman kelas sewaktu kelas 3 (XII), dengan karakter yang meraka miliki masing-masing. Mulai dari yang paling nakal sampai yang paling alim, akan saya bahas pada tulisan kali ini.
Waktu SMA saya memilih jurusan Bahasa, pada jurusan kami ini terdapat 19 orang siswa yang bisa bertahan sampai selesai ujian akhir Nasional. Sedangkan yang lainnya ada yang sudah gugur sewaktu kelas 2 (XI),
dan ada yang DO atau pemalas untuk pergi sekolah. Perlu di ketahui di kelas bahasa ini yang paling dominan adalah cewe sedangkan yang cowo hanya ada beberapa kepala saja Untuk jumlah cewe
didalam kelas kami ini berjumlah 14 orang, itu pun kalau saya tidak salah
menghitungnya, dan yang cowo berjumlah 5 orang saja. Tapi, walaupun hanya 5
orang cowo saja hmmmm,,,dikelas ini paling dominan nakalnya, memang juga ada 2
orang yang terlihat alim, yang satunya memang benaran alim dan yang satunya
lagi alimnya munafik, supaya bisa meyakinkan cewe. Dikelas kami ini karena yang paling dominan
cewe sehingga ketua kelasnya pun cewe, namanya itu Sintya Pati, bukan anaknya
Patimura yaaa.. Ketua kelas ini orangnya tegas kalau ada yang ribut ketika jam
belajar atau guru sedang tidak masuk kelas, dia langsung menulis nama-nama yang
ribut dan memberikannya kepada wali kelas kami. Kalau sudah begitu pasti akan
mendapatkan hukuman dari wali kelas karena membuat kegaduhan. Nah..Untuk urusan
ribut yang satu ini memang itu saya rajanya diantara 4 cowo yang lainnya, dan makanya saya sering
sekali mendapatkan hukuman dari walikelas. Oh iya,,, wali kelas kami ini adalah seorang ibu guru cantik, dan
memiliki sifat yang tidak ingin murid-muridnya kalah dari kelas lain. Kami
sering dinasehati oleh-Nya, untuk belajar lebih giat dan tidak takut terhadap kelas-kelas yang lebih
unggul lainnya, seperti IPA dan IPS. Tidak takut disini diartikan untuk tidak
kalah bersaing dengan anak-anak dari kelas lain itu, bukan tidak takut dalam
hal tawauran atau perkelahian.
Dikelas kami ini
ada juga beberapa yang menjalani kisah kasih satu kelas, contohnya seperti
teman saya Ardi. Yang menjalakan kisah kasih dengan seorang cewe yang kebetulan
di rahasiakan olehnya berinisial S, alias pacaran sembunyi-sembunyi. Dan cara
dia menembak cewe misterius ini hanya dengan secarik kertas putih, dengan
kata-kata sedikit puitis, dan dituangkan dengan warnah tintah hitam. Supaya
tidak ketahuan oleh taman lainnya, dia berinisiatif sendiri memberikan surat
itu diam-diam kepada cewe pujaan
hatinya. Lanjut lagi, ada juga teman
saya Lois dengan seorang cewe dengan berinisial Herlin, nahh.. keceplosan itu
ma,,,, bukan iniisial lagi. Ahhh,,, epen ka???? dengan mereka heheheehehe, mau
marah ke atau apa lah itu saya tidak pusing. Mereka berdua ini pacaranya
malu-malu kucing, bukan kucing yang dimaluin ya. Si Lois ini orangnya alim sehingga kami
menyebutnya RASUL, karena saking alimnya dia, dan tidak suka akan suasana yang
berisik. Memangnya mau bertapa apa?.
Ada juga teman
saya yang bernama Rois, dia ini adalah orang yang memiliki bakat yang lumayan
banyak seperti menyanyi, bermain alat musik, dan suka gosip juga. Taukan,
bagaimana kalau seorang cowo bergosip, bahannya pasti mengarah pada hal-hal
yang jorok yang dimana memaksa otak untuk berhalusinasi. Dia orangnya juga
kocak tapi rajin ke sekolah, dan temannya yang paling banyak di sekolah
rata-rata banyak yang cewe, bukan berarti dia bencong, tapi dia sering ngumpul
barang cewe dengan gitarnya, sekedar untuk menyanyi. Kalau urusan pacaran saya
kurang tau tu, tapi dia sering digosipkan dekatan sama cewe sekelas namanya itu
Roslin. Entah benar atau tidak, biarkan mereka berdua yang mengetahuinya.
Ada juga teman
kelas saya dan juga teman kos saya namanya Wili. Orangnya itu pemalu dan pendiam,
tapi juga suka gosip. Dan teman gosipnya dia tidak lain dan tidak bukan adalah
teman sebangkunya Rois. Kalau urusan cewe saya kurang begitu tau, karna dia
tidak pernah menceritakan ke saya.
Selanjutnya ada
teman saya yang bernama Linda, nahh.. kalau cewe yang satu ini, orangnya suka
omong di depan – depan entah itu baik atau jelek, ini orang selalu terus
terang. Dan yang perlu sob ketahui kalau ada yang mengganggu dirinya, dia tidak
segan-segan untuk mengeluarkan kata-kata kasar entah itu untuk sesama cewe
maupun cowo. Dan kalau untuk urusan gosip-menggosip, atau yang biasa dikenal
dengan digosok makin sip, itu adalah hobby atau bakat yang dimilikinya, antah
kapan mulainya. Bahkan waktu saya
mendapat hukuman, dia tidak segan-segan mengolok-olok saya. Tapi
walaupun begitu, dia orangnya suka setia kawan dan periang, sehingga dia
memiliki banyak kawan. Untuk urusan pacaran cewe yang satu ini tidak suka
pacaran satu kelas, sehingga untuk informasi pacarnya tidak di ketahui oleh
saya dan teman-teman yang lainnya.
Selanjutnya ada
cewe kerdil, dan rodu. Namanya itu adalah Rista, cewe yang satu ini dia sukanya
juga hampir sama seperti teman saya
sebelumnya yaitu Linda. Mereka berdua ini memang, tidak bisa dipisahkan dari
kata gosip. Kalau Merka berdua sudah kumpul bersama, pasti ujung-ujungnya
ngegosip, keren kan teman saya ini. Bahan gosipnya pun tidak lain tidak bukan
kalau soal cowo baru mereka, atau ada orang yang salah mengenakan busana. Oh
iya untuk urusan gosip ini ada lagi satu orang yang sedia berbagi soal bahan
gosip yang didapati mereka, namanya itu Frony. Frony ini sebenarnya teman
sebangku saya, sehingga obrolan mereka dapat saya dengar, dan bahkan saya
kadang-kadang ikut nimrung juga , “heheeheheeheh”.
Dan yang
berikutnya ada lagi teman saya yang berketurunan Cina-Ende kalau di gabungkan
menjadi “Ngere Emba”, maaf becanda. Namanya itu adalah Lidya, tapi ada beberapa
yang memanggilnya Qian. Kalau cewe yang
satu ini orangnya nekat, serta periang. Pernah suatu kali kami bolos sekolah
dengan menaiki pagar belakang sekolah, dia pun ikut naik pagar supaya bisa
bolos bersama kami. Cewe yang ini juga suka terhadap hal yang baru, seperti
waktu itu kami pergi sebuah acara adat, disana kami disuguhkan makanan khas dan
minuman khas, kalau untuk makanan khas memang siapa saja boleh makan, tapi
kalau untuk minuman khas, orang yang tidak terbiasa minum maka akan merasa
mabuk. Tapi Lidya masih sempatnya untuk mencobanya, dan pada akhirnya dia pun
pulang dengan keadaan mabuk. Kalau untuk urusan pacar, dia pernah cerita ke
saya soal cowonya yang berinisial E. Cowonya ini memang beda sekolah sama
kita-kita, tapi Lidya sangat setia sekali tu sama cowonya yang ini. Hhmmm,,,
pada hal kan dia tidak tahu kalau cowonya selingkuh disana,
heheeheheh,,,,becanda saja. Dia ini sebenarnya menjadi salah satu cewe favorit
di sekolah kami, hanya saja dia tidak
sadar, emang agak gila dia. Hahhahaha...pisss...
Selanjutnya ada
ibu-ibu gosip kelompok 2, yang terdiri dari Sinta, Noning, Tanti, Fanny, Aurel,
Roslin, Tety. Kelompok yang ini orangnya memiliki sifat yang hampir sama semua,
mulai dari pendiam tapi cerewet, suka kumpul sendiri-sendiri, kadang-kadang
pemarah juga ada. Bahan yang biasa diagosipin itu diantaranya soal cowo atau
soal guru-guru yang ditaksir mereka. Extrimkan bahan gosipan mereka. Tapi kalau urusan cowo saya kurang begitu tau
dari mereka semua, soalnya di tutup rapat rahasianya.
Dalam satu kelas
ini kami saling menjaga nama baik kelas dan teman – teman. Kalau ada
permasalahan didalam kelas kami akan mencoba untuk menyelesaikannya, sehingga
tidak tersebar keluar kelas atau sekolah. Tapi sekarang kami semua sudah
berbeda tempat dan waktu, demi mengejar semua impian yang dulu kami
cita-citakan. Memang sih sebenarnya rasa rindu ingin jumpa pun selalu menghampiri,
seakan-akan ingin mengulangi masa-masa SMA dengan kekocakan yang ada.
Sekian tulisan dari saya tentang teman-teman kelas, sewaktu
SMA. Kalau ada teman atau pun sob yang tidak suka dengan kata-kata yang saya
gunakan, saya mohon maaf. Karena hanya dengan ini saya bisa mengungkapkan rasa
rindu yang ada di dalam hati ini.
xXx
Komentar
Posting Komentar