Rindu Keluarga Tercinta
Hari itu terbangun dari mimpi yang tak pernah terduga sebelumnya, hati berkecamuk rasa rindu semakin tumbuh. Tapi entah apa yang mempengaruhinya sehingga masi jam 1 pagi begini saya sudah bangun. Tidak seperti biasanya, yang kalau bangun selalu diatas jam 8 pagi. Ketika itu saya mulai duduk memojok, pikiran ini terasa seperti di tekan dengan beban yang bgitu besar. Setelah beberapa saat saya mulai mencoba memahami apa isi pikiran ini, ternyata saya sangat merindukan keluarga yangpenuh dengan kedamain dan suka cita. Saya merindukan ayah, ibu, serta kakak, adik saya yang di sebrang sana. Air mata berlinang seperti tak bisa di bendung dengan kekuatan apa pun.